S1-Hub.Internasional

PROFIL PROGRAM STUDI HUBUNGAN INTERNASIONAL FISIP UNCEN

Visi

Program studi Hubungan Internasional (HI) menjadi pusat keunggulan ilmu Hubungan Internasional di Papua, khususnya kajian Asia- Pasifik yang berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia dengan daya analisis serta kemampuan praktis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Misi

  1. Mendidik sumber daya manusia Papua agar memiliki daya analisis dan kemampuan praktis dalam ilmu Hubungan Internasional.
  2. Mengembangkan ilmu Hubungan Internasional yang relevan sesuai dengan kebutuhan perkembangan Kawasan Asia- Pasifik.
  3. Membangun jaringan kerjasama dengan kementerian luar negeri Republik Indonesia, Lembaga-lembaga internasional dan instansi-instansi terkait untuk penguatan mutu Pendidikan serta peningkatan kualitas tenaga-tenaga pengajar dan mahasiwa.
  4. Membuka pusat studi pasifik selatan (South Pasific Study Center) sebagai pusat kajian isu-isu pasifik selatan guna menunjang program penelitian.

Profil Sejarah Prodi

Titik tolak perkembangan disiplin ilmu HI adalah pasca Perang Dunia II alias periode Perang Dingin yang hadir sebagai upaya untuk mencegah risiko konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Uni Soviet. Fokus HI di periode pasca Perang Dingin hingga sekarang jauh lebih beragam. Pertama, konflik yang muncul tidak hanya antarnegara (interstate) tetapi juga intrastate seperti hadirnya konflik etnis, separatisme dan terorisme. Kedua, bahasan mengenai globalisasi dan integrasi ekonomi yang meluas juga menjadi kajian arus utama disiplin HI. Ketiga, ide mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) dan isu lingkungan seperti perubahan iklim juga menjadi elemen penting dalam disiplin HI. Bahkan, HI juga sekarang mulai membahas bagaimana artificial intelligence (AI) dan ruang angkasa berperan dalam politik internasional.

Program Studi Hubungan Internasional lahir di Universitas Cenderawasih pada tahun 2008 lalu dengan tujuan sebagai garda terdepan untuk tidak hanya memberikan pengajaran dan pendidikan terkait dunia internasional, tetapi juga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Tanah Papua. Berdirinya Program Studi Hubungan Internasional di Universitas Cenderawasih juga sebagai simbol bahwa kaum intelektual Papua telah siap dan mampu bersaing baik dalam level lokal, nasional, dan internasional. Program studi ini menjadi spesial dan istimewa di Tanah Papua dibandingkan dengan prodi HI lainnya di Indonesia karena berbatasan langsung dengan negara tetangga PNG. 

Prodi HI UNCEN membagi peminatan atau konsentrasi menjadi 3 bagian:

  1. Peminatan Keamanan Internasional (Perang, resolusi konflik, sistem pertahanan hingga terorisme).
  2. Ekonomi Politik Internasional (Perdagangan, pembangunan, dan keuangan global). 
  3. Masyarakat Transnasional (HAM, gender, identitas, migrasi hingga lingkungan).

Profil Keilmuan

HI termasuk salah satu jurusan dengan peminat yang cukup banyak tiap tahunnya di hampir masing-masing universitas, termasuk di Universitas Cenderawasih. Disiplin ilmu HI itu sendiri muncul dari sebuah upaya untuk memahami berbagai penyebab perang dan perdamaian dalam politik internasional. Secara konkret, setelah Perang Dunia I barulah didirikan Chair of International Relations di Aberystwyth, Inggris pada tahun 1919. Fakta historis tersebut menunjukan bahwa HI merupakan bagian dari departemen Ilmu Politik dan hingga kini keduanya saling berkaitan satu sama lain. Contohnya, Department of Politics & International Relations di University of Oxford atau Department of Politics & International Studies di University of Cambridge.  Terlebih lagi, HI merupakan ilmu yang interdisipliner yang artinya pendekatan ilmunya membutuhkan ilmu lain seperti Sejarah, Politik, Sosiologi, Ekonomi, Antropologi, Psikologi, hukum dan sebagainya.

Jadi, HI itu apa? Hubungan internasional itu merupakan ilmu yang mencoba menjelaskan interaksi negara dalam sistem global dan interaksi aktor lain yang perilakunya berasal dari satu negara yang ditargetkan ke negara atau aktor lain di luar batas negara. Dengan kata lain, HI mempelajari interaksi negara, swasta, lembaga antarpemerintah dan non-pemerintah dalam konteks global. Tentunya, interaksi ini dilihat dari bagaimana relasi kuasa (power) dalam hubungan tersebut dijalankan.

Mata Kuliah yang diajarkan

Di Universitas Cenderawasih, pada umumnya mahasiswa/i HI mendapatkan materi perkuliahan yang berfokus pada kajian kawasan/region dalam suatu benua melalui perspektif politik sebagai dasar seperti kajian Asia Tenggara, Asia- Pasifik, Pasifik Selatan, Asia Timur, Eropa, Afrika, Australia, Amerika Latin. Namun, disiplin HI tidak memiliki banyak mata kuliah yang bersifat praktik. Secara umum, HI di Universitas Cenderawasih menyediakan mata kuliah kompetensi diplomasi/dipomasi modern/diplomasi interaktif yang juga menyisipkan praktik negosiasi dan berdiplomasi di dalamnya. Adapun praktik perumusan kebijakan berupa policy paper yang memuat rekomendasi kebijakan untuk, misalnya, pemerintah dalam suatu isu tertentu.

Peluang Karir

Prodi Hubungan Internasional Universitas Cenderawasih merancang program pendidikan S1 guna mendapatkan lulusan yang memungkinkan bekerja di bidang berikut :

  1. Diplomatik yang berkaitan dengan perwakilan negara seperti yang berada di bawah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
  2. Praktisi yang berkaitan dengan jabatan seperti Dewan Perwakilan Rakyat atau praktisi di bidang politik lainnya.
  3. Jurnalis yang berkaitan dengan media dan kantor berita independen.
  4. Transnasional yang termasuk bekerja di perusahaan multinasional, lembaga swadaya masyarakat baik lokal maupun internasional, aktivis kemanusiaan.
  5. Akademisi yang bekerja dibidang penelitian.

Profil Dosen

NO NAMA DAN GELAR
1 Apriani A. Amenes/R, S.Sos
2 Claudia C. Renyoet, S.IP, M.A
3 Danial Darwis, S.IP, M.A
4 Johni R.V. Korwa, S.IP, M.A
5 Laus D.C. Rumayom, S.Sos, M.Si
6 Made Selly Dwi. S, S.IP, M.A
7 Mariana. E. Buiney, S.I.P, M.St
8 Marinus Yaung, S.IP
9 Melpayanti Sinaga, S.I.P, M.A
10 Melyana. R. Pugu, S.I.P, M.Si
11 Meyland S.F. Wambrauw, S.IP, M.Si
12 Petrus Farneubun, S.Pd, MA, MIA
13 Yakoba Womsiwor, S.Sos, M.Si